Archive for category Agama
SIHIR
Ditulis Panyahuti Matondang di Agama pada Oktober 25, 2007
Bismillahirrahmanirrahiim
Al-Qura’an Al-Karim (QS Thaha:69),
“Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang”
Jenis-jenis sihir menurut Dr.Abdus Salam As-Sukri dibagi 2 golongan yaitu :
A. Sihir Hakiki
B. SihirMajazi
A. Sihir Hakiki terdiri dari
1. Sihir dengan kekuatan Bathin
Kelompok ini memiliki kekuatan jiwa yang tinggi. Sebab, jika jiwa memiliki kekuatan lebih tinggi dari jasad, dia akan mampu menembus alam langit. Seolah roh tersebut dari langit. Dia akan memiliki kekuatan untuk memberi pengaruh bagi hardware alam ini. Dari kekuatan bathin ini, dia dapat membunuh, jika dipergunakan untuk membunuh maka cukup dengan mengerahkan kekuatan ini pada objek yang akan dimusnahkan. Kekuatan tersebut dapat membelah dada manusia, merobek dan mencabut jantungnya. Kekuatan bathin ini banyak, tak terbilang dan tak terkira. Seperti diisyaratkan oleh Nabi Muhammad Shallalahu alaihi wassalam, “Manusia bagai unsur bumi, seperti unsur emas dan perak” (Al-Furuq, Jilid 4 hlm 145), hadis ini mengisaratkan uraian karakter, ciptaan, sifat alamiah dan kekuatan seperti halnya bumi.
Penulis pada waktu dulu pernah sedikit mempelajari mantera-mantera kekuatan kekuatan bathin ini, nama ilmunya adalah GAYUNG inti manteranya kira-kira sbg berikut “Allah dikananku Muhammad dikiriku dst“, kemudian kita harus mempelajari beberapa urat jantung kemudian memakrifatkan memutuskan urat tersebut, disebutkan oleh sang kakek jika sudah mengusai ilmu tersebut maka kita bisa membunuh seseorang dengan mudah, kejadiannya seperti kira-kira seperti serangan jantung mendadak. Syukur alhamdulillah saya tidak bisa menguasai ilmu tersebut.
Pemilik sihir model ini meyakini mampu menggunakan rohnya untuk memberi kekuatan dan pengaruh, sehingga dapat memutuskan perkara itu ada atau tiada, atau mengubah bentuk dan rupa. Model sihir inilah yang sekarang berkembang dengan pesat, pada perguruan-perguruan kebathinan ataupun beladiri.
2. Sihir Bintang dan Benda Langit
========== belum sempat di tulis=====
3. Sihir Melalui Pertolongan Roh Jahat (jin, setan)
QS. Al-An’am:112
“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkan mereka dan apa yang mereka ada-adakan.”
Yang penting kita ketahui, adalah bagai mana kondisi manusia yang mempelajari sihir. Orang yang selalu berhubungan dengan JIN adalah manusia yang sebenarnya telah lepas dari unsur-unsur kemanusiaan dan agamanya secara keseluruhan. Dia mesti mengikuti perilaku yang mendekatkan dirinya dengan syaitan. Akibatnya dia selalu memohon pertolongan kepada JIN atau Syaitan dalam memperaktekkan ilmunya. Misalnya secara terus menerus bertapa, mengasingkan diri ketempat-tempat angker, atau ditepi pantai pada malam hari dan yang terahir menghinakan diri dengan memohon kemuliaan syaitan dalam mencapai tujuannya.
wassalam, saya mau istirahat dulu.
Pekerjaan Terpenting Dalam Kehidupan
Ditulis Panyahuti Matondang di Agama pada Oktober 10, 2007
Ketahuilah, bahwa pekerjaan yang paling penting dalam kehidupan manusia di dunia ini, ialah “berhubungan dengan istri”, sebab hasil pekerjaan ini adalah anak dan turunannya yang terus menerus dan sambung menyambung sampai hari kiamat.
Bila pekerjaan penting ini dilakukan dengan sembrono, dilakukan dengan hati dan jiwa yang tidak tenang ataupun dilakukan dengan tidak senonoh, dengan pikiran yang kotor, gelisah dan panik, maka hasil pekerjaan ini, yaitu anak yang terlahir karenanya, akan penuh cacat rohani ataupun jasmani.
Tetapi bila pekerjaan mendekati istri ini kita lakukan dengan menyebut dan mengingat Allah S.W.T, hati dan jiwa kita akan tenang dan tenteram maka hasil pekerjaan ini akan baik sekali, yaitu seorang anak atau turunan yang baik.
Firman Allah kepada Iblis:
“Dan ajaklah siapa yang dapat engkau ajak dari mereka (manusia) itu dengan suaramu, dan gerakkanlah atas mereka tentara kudamu dan tentaramu yang jalan kaki, dan sertailah mereka dalam harta benda dan anak-anak, dan janjikanlah kepada mereka janji yang muluk-muluk dari perbuatan-perbuatan jahat mereka, padahal setan-setan itu tidak dijanjikan kepada mereka selain tipuan belaka. Sesungguhnya, hamba-hambaKu (manusia yang iman dan taat), tidak ada bagian kekuasaan (untuk mencelakakan) atas mereka, dan (bagi manusia-manusia yang iman dan taat itu) cukuplah Tuhanmu (Allah) sebagai pelindung.” (al-Isra’: 64-65)
Harus kita sadari, bahwa setan menyertai kita dalam harta dan anak-anak. Mereka menganjurkan kepada kita untuk mendapatkan harta-harta yang haram, dan mendapatkan anak-anak haram pula. Meraka anjurkan kepada kita untuk melakukan penipuan, korupsi. Mereka anjurkan kepada kita untuk melakukan zina dan sebagainya. Bahkan meraka turut serta dengan kita dalam mendekati istri kita .
Sebutkanlah Bismillaahirrahmaanir-Roohiim, lalu berdoa agar setan dijauhkan dari kita dan anak yang lahir dari hubungan tersebut.
Semoga kita dan anak keturunan kita menjadi orang-orang mukmin. Amin
Keyakinan Beragama
Ditulis Panyahuti Matondang di Agama pada Oktober 2, 2007
Bismillahirrohmanirohim,
Suatu pertanyaan yang sering muncul di fikiranku adalah: “Kenapa suatu umat beragama sangat yakin dengan kebenaran agamanya masing-masing”. Aku berusaha semampunya untuk mencari jawabannya ternyata jawabannyanya cukup sederhana (menurut saya) yaitu : ” Karena Alloh SWT Maha Pengasih dan Maha Penyayang”, sehingga tidak ada satupun makhluk hidup yang terlepas dari kasih sayang dan karuniaNYA.
Jika seandainya Alloh SWT, hanya menyayangi dan menyantuni manusia hanya 1 golongan agama saja (misalnya yang beragama Islam saja) dan agama lain dibiarkan tidak mendapat rizki dan kasih sayangNYA, tentunya seluruh makhluk akan beragama Islam. Tetapi Alloh SWT tidak mempunyai sifat seperti itu, Kasih sayangNYA meliputi seluruh jagat raya.
Manusia diberikan hati dan akal budi, manusia dibiarkan memilih apa yang terbaik bagi dirinya, tetapi sang Khalik sudah memberikan rambu-rambu dan menuliskan ayat-ayatnya diseluruh jagat raya, tinggal manusia bagaimana bisa membaca ayat-ayatnya dan mengambil kesimpulan. Demikian juga dalam memilih agama manusia diberikan kebebasan tanpa syarat (tanpa mengurangi kasih sayangnya) untuk memeluk agama yang sesuai dengan dirinya, tetapi tentunya tidak semua agama di ridhoiNYA hamya 1 agama yaitu ISLAM sebagai rahmat untuk seluruh alam.
Kenapa harus Islam?, hanya islam yang mempunyai kitab Alquran yang kebenarannya tidak terbantahkan. Alloh SWT bahkan menantang seluruh makhluknya untuk membuat kitab tandingan Alquran jika memang mampu, dan terbukti selama 14 abad ini belum ada kitab yang mampu menandinginya, dan belum ada kesalahan pada kalimat-kalimatnya baik dikaji secara sain dan teknologi maupun sastera, sejarah, tatanan hidup, bernegara, ekonomi, sosial politik dan lain-lain.