Program Simulasi SNMPTN / Try Out SNMPTN
Ditulis Panyahuti Matondang di Komputer, Pendidikan pada November 18, 2010
Program Simulasi SNMPTN adalah program yang didesain untuk digunakan oleh lembaga pendidikan seperti Bimbingan Tes/Bimbingan Belajar, Sekolah dll. Mulai dari proses pendaftaran dibuat semirip mungkin dengan SNMPTN yang sesungguhnya, jika tahun-tahun sebelumnya proses pendaftaran dimulai dengan membeli formulir, maka program juga membaca formulir pendaftaran. Untuk pendaftaran online maka program juga menyesuaikan diri membaca biodata peserta dari database online.
Program ini bekerja sama dengan program pembaca LJK yang sudah ada baik OMR, DMR ataupun yang lain, yang penting program tersebut bisa menghasilkan file text dari pembacaan hasil scan.
Cara kerja program adalah sebagai berikut:
- Seluruh data universitas beserta program studi pilihan dimasukkan kedalam database
- Lembaga Pendidikan membuat prediksi Passinggrade masing-masing Prodi Pilihan, berdasarkan fakta dan data yang ada dan memasukkan kedalam database.
- Program Melakukan pembacaan terhadap LJK hasil ujian /TO SNMPTN (yang sudah di scan OMR/DMR)
- Program melakukan pembacaan Biodata siswa dan mengambil pilihan prodi serta universitasnya
- Program memberi keputusan peserta simulasi /TO diterima atau ditolak pada Uiversitas dan Prodi yang dipilhnya.
PROGRAM SIM NILAI AKADEMIK SMK-SMA-SMP-SD
Ditulis Panyahuti Matondang di Blogroll, Komputer, Pendidikan pada November 16, 2010
Berangkat dari keinginan dalam peningkatan sistem administrasi yang sudah berjalan selama ini, khususnya data nilai hasil belajar siswa, penulis berkeingan mewujudkan sebuah program aplikasi yang bisa dipakai untuk mencatat dan mencetak hasil belajar siswa. Coba-coba pakai beberapa program open source namun nampaknya terlalu banyak untuk di kustomize agar sesuai dengan kebutuhan, khususnya sekolah SMK. Apalagi penulis harus membuat Laporan hasil belajar seluruh siswa dalam waktun 1 minggu dengan data base yang sudah ada dalam EXCEL.
Akhirnya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya timbul tekad untuk mewujudkan sebuah program SISTEM INFORMASI NILAI AKADEMIK khusus SMK yang ringan simple dan langsung bisa pakai, tanpa harus melakukan entri-entri yang rumit. Program sengaja tidak dibuat secara terintegrasi dengan aplikasi yang sudah ada, agar menjadi simple cepat dan handal. Data base dipilih MySQL untuk mempermudah pengembangan berbasis web dimasa mendatang. Aplikasi di build dengan VB 6.0. Program selesai dalam 1 minggu langsung dipakai untuk entri nilai BLOK 1, di distribusikan ke masing-masing kompetensi keahlian dengan SERVER terpusat di bagian kurikulum. Kebetulan ada sebuah server IBM M3000 dan langsung cetak Rapor blok-1, alhamdulillah semuanya sesuai rencana. Dan sekarang sedang entri utk nilai MID SEMESTER. Entri nilai cukup cepat hanya membutuhkan sekita 2 menit untuk 1 kelas 1 pelajaran. Bagi yang minat mengembangkannya monggoo ditunggu. Untuk pemakaian SMA -SMP-SD, tinggal menyesuaikan daftar pelajaran dan menghilangkan pelajaran produktif, langsung bisa dipakai.
Untuk Entri nilai diatas, hanya memasukkan nilai saja pada kolom Nilai, sedangkan nama dan data lain sudah otomatis ada, jika data nilai sudah ada otomatis program bekerja dalam Modus Edit. Jika ingin dihapus maka klik tombol Delete, maka seluruh nilai untuk kelas dan pelajaran tersebut akan dihapus.
Leger nilai otomatis bisa diperoleh oleh wali kelas, baik nilai Harian/Mid/Semester, namun disini data diekspor dulu ke EXCEL, karena kesulitan utama format LEDGER pada masing-masing jurusan di SMK berbeda satu sama lain, jumlah pelajarannya terlalu banyak variasi. Namun walaupun diekspor ke file excel tidak membutuhkan pengolahan data lagi, tinggal membuat kop sekolah, dan keterangan lain yang dibutuhkan.
Cetak Nilai ahir semester digunakan sebagai rekap nilai perpelajaran dalam periode semester tersebut, dan bisa dijadikan acuan menentukan prestasi siswa/penentuan naik kelas.
Perhitungan nilai Raport, dilakukan dengan parameter yang disimpan pada sebuah file konfigurasi. Perhitungan Nilai Raport di SMK Kami menggunakan Rumus sebagai berikut:
Nilai Raport=15% X NB1 + 15% X Nilai MId + 15% X NB2 + 10% X Nilai Tugas + 10% X Nilai Absensi + 35% X Nilai Semester. Seperti gambar berikut ini. Selanjutnya dari nilai Raport ini bisa dicetak leger secara otomatis.
SOAL MID X TKJ2 SMK N 1 LAHAT
Ditulis Panyahuti Matondang di Pendidikan pada November 8, 2010
1. Rencakanlah hardware dan software (legal) yang akan dipakai untuk merakit sebuah computer, yang akan digunakan untuk kebutuhan :
a. Penggunaan Labarotarorium Menggambar (Menggambar teknik, Mengolah Data dari alat Global Position System (GPS), mengirim data lewat internet)
b. Penggunaan untuk server Data, pada sebuah super market (Maksimum estimasi harga 30 juta)
c. Penggunaan untuk home studio ( untuk editing video, music sederhana)
Buatlah jawaban anda seperti table dibawah ini,
A. Komputer untuk laboratorium menggambar.
| No | Nama Komponen | Spesifikasi | Estimasi Harga |
| 1 | Processor | ……………… | ………………. |
| 2. | MainBoard | ……………….. | ……………….. |
| 3. | ……………………. | ………………….. | …………………… |
| 4 | Dst | Dst | Dst |
| … | Sistem Operasi…. | ……….. | |
| … | Software Aplikasi Office | Dst | Dst |
| Jumlah Harga | |||
B. Komputer Untuk Server Data
C. Komputer untuk home studio
2. Jelaskan fungsi bios dalam sebuah computer dan bagian-bagiannya secara umum
MID SEMESTER KK TKJ SMK N 1 LAHAT
Ditulis Panyahuti Matondang di Pendidikan pada November 7, 2010
- Rencanakanlah hardware dan software yang akan dipakai untuk merakit sebuah computer, yang akan digunakan untuk kebutuhan :
- Penggunaan perkantoran (membuat dokumen, mengolah data keuangan, mengirim data)
- Penggunaan untuk server warnet, dan client warnet bukan games (usahakan biaya seekonomis mungkin)
- Penggunaan untuk home studio ( untuk editing video, music sederhana)
A. Rencana untuk computer perkantoran.
| No | Nama Komponen | Spesifikasi | Estimasi Harga |
| 1 | Processor | ……………… | ………………. |
| 2. | MainBoard | ……………….. | ……………….. |
| 3. | ……………………. | ………………….. | …………………… |
| 4 | Dst | Dst | Dst |
| … | Software …….. |
B. ……………………………
C. ……………………………
2. Jelaskan fungsi bios dalam sebuah computer dan jelaskan bagian-bagian penting BIOS secara umum
3. Praktik instalasi Sistem Operasi GUI…
semoga sukses
Tinjauan Implementasi E-Governmen di Kabupaten Lahat
Ditulis Panyahuti Matondang di Seputar Sumsel & Lahat pada Oktober 29, 2008
Perkembangan teknologi informasi (TI) dewasa ini yang semakin pesat khususnya teknologi komputasi dan jaringan internet, penetrasi internet yang dilakukan pemerintah dan telkom bahkan sudah merambah sampai kepedesaan. Kemajuan teknologi ini, telah membawa pengaruh yang cukup signifikan terhadap pengelolaan pemerintahan yaitu telah dikembangkannya system pelayanan publik melalui jaringan internet yang dinamakan e-government.
Konsep e-government dapat diartikan sebagai penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi untuk administrasi pemerintahan yang efisien dan efektif, serta memberikan pelayanan yang transparan dan memuaskan kepada masyarakat. Dengan e-government maka memungkinkan terjadinya interaksi dan komunikasi baru antara pemerintah daerah yang satu dengan yang lainnya, antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, antara pemerintah dengan masyarakat, dan antara pemerintah dengan dunia usaha. Oleh karena itu, penerapan e-government di sektor pemerintahan ini sangat berperan dalam mewujudkan keinginan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi publik, karena dengan pelayanan yang transparan yang dapat dilihat dan dilakukan melalui internet maka masyarakat dapat mengetahui persyaratan-persyaratan yang diperlukan dalam mengurus sesuatu misalnya mengurus SITU, SIUP, Akte Kelahiran dan lain-lain, berapa biaya yang harus dikeluarkan dan berapa lama prosesnya. Dengan demikian maka ada kepastian mengenai biaya dan waktu, yang selama ini sering menjadi permasalahan dalam pelayanan secara konvensional dengan cara tatap muka.
E-Government sendiri dapat diartikan sebagai pemanfaatan teknologi informasi (Internet, telepon, satelit) oleh institusi pemerintahan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan dalam hubungannya dengan masyarakat, komunitas bisnis, dan kelompok terkait lainnya (World Bank, 2001) dengan maksud memberikan layanan publik yang lebih baik, meningkatkan hubungan antara pemerintah dengan bisnis dan industri, serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam peningkatan efisiensi manajemen pemerintahan. Selengkapnya, Bank Dunia menyatakan:
“Electronic government refers to the use by government agencies of information technologies (such as wide area networks, the internet, and mobile computing) that have the ability to transform relations with citizens, businesses, and other arms of government. These technologies can serve a variety of different ends : better delivery of government services to citizens, improve interactions with business and industry, citizen empowerment through access to information, or more efficient government management. The resulting benefits can be less corruption, increased transparency, greater convenience, revenue growth, and/or cost reductions.”
Apa yang dikemukakan oleh Bank Dunia di atas mengandung makna bahwa pada intinya electronic government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Government to Citizen), G2B (Government to Business Enterprises), dan G2G (Government to Government = inter-agency relationship).
Dari uraian tersebut ditarik kesimpulan bahwa penerapan e-gov ini intinya adalah pemerintah akan menyebarkan informasinya dan melakukan interaksi dengan masyarakat, dunia bisnis, dan juga dengan lembaga pemerintah lainnya. Oleh karena itu, perlu didukung oleh sistem informasi yang memadai. Sistem informasi bermakna bukan hanya IT (yang biasanya diwujudkan dengan website), IT hanya merupakan bagian dari sistem informasi. Namun sesungguhnya yang dimaksud dengan sistem informasi dalam e-gov ini adalah lebih kepada konteks dan pengelolaannya. Dengan pengelolaan yang baik, maka masyarakat tidak perlu lagi mengunjungi kantor pemerintah apabila membutuhkan informasi, tetapi cukup dengan menggunakan teknologi internet maka semua informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh. Untuk menjamin hal tersebut maka idealnya data-data yang dimasukkan kedalam sistem e-gov tersebut hendaknya di update setiap hari sesuai dengan dinamika pembangunan dan kemasyarakatan dimana e-gov tersebut diterapkan
Pada dasarnya tujuan strategis pengembangan E-Government menurut inpress no 3 tahun 2003 adalah :
1. Pembentukan jaringan informasi dan transaksi pelayanan publik yang tidak dibatasi oleh sekat waktu dan lokasi, serta dengan biaya yang terjangkau oleh masyarakat.
2. Pembentukan hubungan yang interaktif dengan dunia usaha
3. Pembentukan mekanisme dan saluran komunikasi dengan semua lembaga negara serta penyediaan fasilitas dialog publik
4. Pembentukan sistem manajemen dan proses kerja yang transparan dan efisien serta memperlancar transaksi dan pelayanan antar lembaga pemerintah
Implementasi E-Government di lingkungan pemerintahan akan memberi manfaat sebagai berikut:
- Manfaat E-government (Internal Forces)
· Memperbaiki kualitas pelayanan pemerintah kepada para stakeholder-nya (masyarakat, kalangan bisnis, dan industri) terutama dalam hal kinerja efektivitas dan efisiensi di berbagai bidang kehidupan bernegara. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, atau dari mana saja tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan.;
· Meningkatkan transparansi, kontrol, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka penerapan konsep Good Governance di pemerintahan (bebas KKN). Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari kesemua pihak;
· Mengurangi secara signifikan total biaya administrasi, relasi, dan interaksi yang dikeluarkan pemerintah maupun stakeholdernya untuk keperluan aktivitas sehari-hari;
· Memberikan peluang bagi pemerintah untuk mendapatkan sumber-sumber pendapatan baru melalui interaksinya dengan pihak-pihak yang berkepentingan;
· Menciptakan suatu lingkungan masyarakat baru yang dapat secara cepat dan tepat menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi sejalan dengan berbagai perubahan global dan trend yang ada; dan
· Memberdayakan masyarakat dan pihak-pihak lain sebagai mitra pemerintah dalam proses pengambilan berbagai kebijakan publik secara merata dan demokratis.
- Manfaat E-Goverment (External Forces)
· Desakan dari negara-negara besar dalam rangka globalisasi (pasar terbuka dan perdagangan bebas) - pemerintah harus menyediakan iklim kondusif
· Tuntutan menjadi negara yang demokratis - pemerintah harus responsif
· Penerapan good governance - pemerintah harus memperhatikan aspek-aspek transparancy, accountability, dan responsibility
· Alokasi beragam sumber daya – pemerintah harus memiliki landasan berpijak dalam membuat kebijakan
· Implementasi knowledge-based economy – pemerintah harus merubah paradigma (transformasi fungsi)
Pelaksanaan E-Government di Kabupaten Lahat Pada Saat Sekarang
Di Kabupaten Lahat, E-Gov sudah diimplementasikan oleh beberapa instansi seperti Kantor PDE melalui pembuatan website kabupaten Lahat, membuat koneksi internet pada masing-masing kantor. Dinas Transimigrasi dan Kependudukan melalui pembuatan Komputerisasi KTP, Dinas Pendapatan Daerah melalui pembayaran pajak kendaraan yang terkomputerisasi. Tetapi pada kenyataannya masyarakat belum merasakan manfaat yang besar dari penerapan E-Gov tersebut, dan terkesan masih jalan ditempat.
Dari hasil pengamatan yang penulis lakukan pada penerapan E-Gov di Pemerintah kabupaten Lahat, ternyata E-Gov yang diterapkan tersebut belum sepenuhnya mengarah pada core E-Government yang sebenarnya, yaitu seperti pada tertuang Inpress No 3 Tahun 2003. Beberapa kelemahan mendasar dari penerapan E-Gov tersebut yaitu :
- Content / isi website resmi pemerintah kabupaten Lahat (www.lahatkab.go.id) baru sebatas penyampaian informasi. Informasi yang ditampilkan juga tidak up-to-date, sampai sekarang isinya masih sama seperti baru pertama diluncurkan pertamakali yaitu sekitar tahun 2006. Misalnya penulis ingin melihat potensi tambang di Kabupaten Lahat, namun ternyata isinya hanya informasi tentang tupoksi dan Biodata Kepala Dinas, informasi yang lain seperti contact person, email, dimana letaknya, berapa kandungannya, bagai prosedur perizinannya dan lain-lain tidak bisa diakses.
- Tidak tersedianya fasilitas hubungan yang interaktif antara stakeholder dengan pemerintah. Jika seorang pengusaha daerah lain ingin menanamkan investasinya di Kabupaten Lahat, kemudian mencoba mencari informasi awal tentang peluang berinvestasi, website tersebut tidak bisa memberikan informasi apa-apa.
- Tidak tersedianya fasiltas dialog publik pada website. Fasilitas dialog publik adalah salah satu yang sangat penting, dimana masyarakat Lahat, bisa berinteraksi dengan pemimpin-pemimpinnya., usul saran dan kritikan yang membangun. Sehingga tidak ada sekat informasi antara pejabat dengan masyarakat dalam konteks informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
- Website Kabupaten Lahat, belum memberikan kontribusi terhadap peningkatan pelayanan terhadap masyarakat. Dimana tak satupun konten website yang berhubungan dengan peningkatan pada pelayanan. Baik pelayanan terhadap pegawai, masyarakat dan masyarakat dunia usaha.
- Manajemen pengelolaan website terlihat tidak berfungsi dengan baik, dimana tidak ada berita yang up-to-date dari kabapaten Lahat, beberapa ratus spam kelihatan mengisi daftar komentar, konten yang tidak berubah, penampilan yang tidak pernah berubah dan cukup membosankan.
- Infrastruktur jaringan komputer yang menghubungkan seluruh dinas, badan dan kantor di Kabupaten Lahat, nampaknya juga tidak memberikan kesan peningkatan pelayanan terhadap masyarakat, hubungan antar dinas, komunikasi atasan dan kebawah dan lain-lain. Jaringan yang dibangun tersebut hanya sebatas akses internet seperti browsing, chating. Kirim email, yang peruntukannya kebanyakan hanya untuk keperluan pribadi pegawai saja, dan bahkan beberapa dinas semenjak dipasang sampai sekarang belum terkoneksi ke internet.
- Pengurusan KTP, walaupun sudah dilakukan secara terkomputerisasi tetapi dalam pelaksanaannya masih saja seperti pengurusan manual, hanya berbeda kemasannya saja. Beberapa hal positip yang bisa didapatkan dari KTP terkomputerisasi antara lain terpusatnya data kependudukan sehingga bisa dipergunakan sebagai acuan untuk data pemilih dalam Pemilu ataupun Pilkada.
Dari penerapan yang diamati, nampaknya E-Gov yang seharusnya menjadi salah satu media penyelanggaraan menuju pemerintahan yang good governance di kabupaten Lahat, baru diterapkan pada sisi penyediaan informasi saja (itupun belum sepenuhnya tersedia), belum menyentuh sisi pelayanan, komunikasi, pembangunan, evaluasi dan lain-lain.
E-Government Yang Ideal
Electronic government itu sendiri tidak identik dengan membuat dan menayangkan sebuah website milik departemen, pemerintah daerah propinsi atau kabupaten/kota agar dikunjungi oleh masyarakat karena menyediakan informasi peta, hasil pertanian, atau jadwal kerja pejabat pemerintah. Namun lebih dari itu, e-gov yang dibangun dengan baik akan menyediakan layanan-layanan publik secara online, seperti pengurusan KTP, IMB, atau pembayaran PBB, SITU, SIUP misalnya. Jadi, dengan kata lain e-gov itu bisa digambarkan seperti sebuah layanan e-commerce di mana pengunjung situs dapat melakukan aplikasi transaksi yang memudahkan konsumen/warga negara.
Kerangka sistem E-Government yang bisa dibangun pada PEMDA adalah sebagai berikut:
- Aplikasi Pelayanan, pembuatan sistem terkomputerisasi yang meliputi kependudukan, perpajakan dan retribusi, pendaftaran dan perizinan, bisnis dan investasi, pengaduan masyarakat, publikasi kepemerintahan dan info umum;
- Aplikasi Administrasi Manajemen, surat elektronik, sistem dokumen elektronik, sistem pendukung keputusan, kolaborasi dan koordinasi, manajemen pelaporan pemerintahan;
- Aplikasi Legislasi meliputi: Sistem Administrasi DPRD, Sistem pemilu daerah, katalog hukum peraturan dan perundangan;
- Aplikasi Pembangunan, meliputi: SIM data pembangunan, perencanaan pembangunan daerah, sistem pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dan monitoring proyek, sistem evaluasi dan informasi hasil pembangunan;
- Aplikasi Keuangan, meliputi: sistem anggaran, sistem kas dan perbendaharaan, sistem akuntansi daerah;
- Kepegawaian, meliputi: pengadaan pns, sistem absensi dan penggajian, sistem penilaian kinerja PNS, sistem pendidikan dan pelatihan;
Penutup
Keberhasilan pelaksanaan e-gov banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
· SDM,
· infrastruktrur,
· budaya kerja dan hubungan sosial,
· regulasi (dalam pengertian terbatas maupun luas),
· anggaran,
· penguasaan teknologi,
· aplikasi, dan
· dukungan kepemimpinan.
Faktor SDM dan dukungan kepemimpinan merupakan faktor yang paling berpengaruh dalam hal ini. Keberhasilan e-gov secara mendasar akan merubah cara pandang masyarakat terhadap pemerintah yang selama ini selalu berkonotasi jelek dengan ciri-ciri antara lain, in-efisiensi, prosedur layanan berbelit-belit, biaya siluman yang tinggi hingga ketidak-jelasan fungsi kelembagaan.
Selain hal yang disebutkan secara umum di atas, ada faktor – faktor sosial budaya dan teknis yang menjadi hambatan dalam implementasi e-gov:
1. Kultur berbagi belum ada. Kultur berbagi (sharring) informasi dan mempermudah urusan belum merasuk ke jiwa dan perilaku aparat pemerintah di Indonesia. Bahkan ada pameo yang mengatakan: “Apabila bisa dipersulit mengapa dipermudah?”. Banyak oknum pemerintah yang menggunakan kesempatan dengan mempersulit orang yang bermaksud mendapatkan informasi.
2.. Kultur mendokumentasi belum lazim. Salah satu kesulitan besar yang dihadapi adalah kurangnya kebiasaan mendokumentasikan (apa saja). Padahal kemampuan membuat dokumentasi ini menjadi bagian dari ISO 9000 dan juga menjadi bagian dari standar rekayasa perangkat lunak (software engineering).
3. Langkanya SDM yang handal. Teknologi informasi merupakan sebuah bidang yang baru. Instansi pemerintah pada umumnya jarang yang memiliki SDM yang handal di bidang teknologi informasi. SDM yang handal ini biasanya ada di lingkungan bisnis/industri. Kekurangan SDM ini menjadi salah satu penghambat implementasi electronic government. Kelemahan pemerintah dalam SDM yang menguasai TI ini sering dimanfaatkan oleh oknum bisnis dengan menjual solusi yang salah dan mahal.
Menurut hemat penulis dalam mengimplementasikan e-gov, pemerintah daerah tidak perlu membuat suatu sistem yang besar dan kompleks, tetapi yang terpenting adalah perencanaan yang matang, bisa dikembangkan dimasa mendatang, dan mulai membangun e-gov secara bertahap. Dimulai dari bagian-bagian yang tidak begitu rumit, setelah berjalan dengan baik, maka dilanjutkan untuk pembuatan modul-modul yang lain. Dengan demikian pemerintah tidak harus mengeluarkan uang ratusan juta bahkan milyaran untuk membeli software teknologi informasi, yang ternyata setelah diimplementasikan dilapangan tidak semulus seperti pada proposalnya.
Luar biasa 2 jalur koneksi speedy digabung dengan load balncing
Ditulis Panyahuti Matondang di Komputer pada Maret 29, 2008
Setelah beberapa kali melakukan percobaan-percobaan load balancing, menggunakan mikrotik hasilnya tetap mengecewakan, dari pada pusing-pusing saya beli Ruter Edimax- load balancing, hasilnya lumayan mantap dibandingkan dengan load balancing mikrotik, tetapi saya belum begitu puas, beberapa kendala yang kadang menggangu adalah ruter tersebut hang entah apa sebabnya, trus port wannya tidak support untuk koneksi 10 MB/s , padahal saya pake radio SENAO untuk menghubungkan ruter speedy yang dirumah dengan warnet yang letaknya kira-kira 2 KM. Saya coba-coba pake PFSENSE berbasis FreeBSD, dengan komputer P3 500, HD 4 gb, RAM 128, ternyata luaaaaaaaaar biasaaaa! kencang ditest dengan speedtest.net mencapai 600 kbps. Wah kenapa nggak dari dulu tau, padahal hampir 3 juta rupiah sudah melayang untuk beli MIKROTIK dan ruter EDIMAX. Terimakasih untuk PFsense.
Speedy yang menjengkelkan
Ditulis Panyahuti Matondang di Komputer pada Februari 19, 2008
Warnet saya selama ini memakai koneksi broadband salah satu ISP di Palembang, koneksi yang kami gunakan adalah radio wifi, karena jarak palembang ke kota Lahat sekitar 200 km, maka koneksinya adalah secara estafet. Pelayanan yang dilakukan cukup memuaskan dengan BW yang stabil. Tetapi kendalanya adalah sering kali koneksi terputus oleh karena pengaruh alam, misalnya hujan deras, angin kencang, ataupun pemadaman listrik pada satu daerah.
Sekitar tanggal 6 Februari 2008, saya tertarik memasang speedy paket warnet dan paket office, yang rencananya akan digabung menjadi 1 dengan load balancing. Koneksi ini di rencanakan akan menggantikan koneksi internet wifi yang selama ini dipakai. Tetapi apa dikata koneksi speedy benar-benar belum bisa diandalkan, dari tanggal 6 sampai tanggal 17 Peb ’08 tidak bisa dipakai, koneksi sangat lambat, dicoba ping ke gateway speedy ternyata 1000 ms keatas. Koneksi baru bagus sekitar jam 17.30 – 9.00 pagi. Padahal jam-jam segitu pengunjung warnet sepi. Berkali-kali saya telpon ke 147, tetapi solusinya belum jelas. pada tanggal 18/02/08 – 19/02/08, koneksi sudah lumayan bagus. saya coba ping ke gateway rata-rata sudah dibawah 700 ms. Lumayanlah sebagai pengobat kekecewaan.
Ada satu hal lagi yang sangat menjengkelkan, sewaktu koneksi bagus eh ternyata email yahoo dan beberapa situ luarnegeri tidak bisa diakses sama sekali, Padahal jika menggunakan koneksi broadband yang lain tidak ada masalah. Beberapa hari saya coba nyari-nyari solusinya tetapi belum ketemu juga, akhirnya coba-coba setting MTU di modem eh.! ternyata hasilnya email yahoo bisa diakses, tetapi email pada gmail nggak bisa diakses weleh-weleh weleh pusing lagi. Coba-coba lagi setting MTU dan akhirnya bisa juga.
Kesimpulan saya : Pelayanan speedy memang payah, dan kurang didukung oleh ahli-ahli jaringan komputer yang berpengalaman. Bagi yang berencana untuk migrasi ke speedy Tolong fikir dulu xxx kali.
Billing Warnet dg Fasilitas SMS Gateway
Ditulis Panyahuti Matondang di Komputer pada Desember 26, 2007
Sering terjadi pelanggan warnet merasa kecewa karena warnetnya sudah penuh, padahal terkadang mereka datang dari jauh. Dari keadaan tersebut saya terfikir bagaimana caranya agar sipelanggan tidak kecewa, atau setidak-tidaknya dia dapat info keadaan diwarnet, apakah masih ada komputer yang kosong atau bahkan sebaliknya. Dan bahkan dia bisa pesan tempat (komputer) melalui sms.
Setelah sekian lama berburu bersama mbah google, ternyata sampai sekarang belum ada billing warnet yang terintegrasi dengan sms gateway. Dengan berbekal sedikit ajian Visual Basic 6.0 yang masih jauh dari sempurna, jadilah sebuah billing dan SMS gateway yang kesaktiannya belum teruji. Adapun garis besar program tersebut adalah :
- Program server
- Program client
- Program SMS server
Program SMS server dibuat dengan komponen FBUS15 dengan HP nokia 3310, setiap ada sms masuk yang valid, program ini akan memeriksa database yang dipakai oleh Program Server billing, selanjutnya akan diberi respon sesuai keadaan permintaan.
Setelah saya pakai sekitar 6 bulan dengan beberapa perbaikan, Billing warnet yang di buat ternyata cukup mumpuni, sampai sekarang belum ada kendala, data base yang dipakai adalah access format 97, sehingga cukup ringan, server billing yang dipakai hanya P3 500 MHZ, ram 128, HD 4GB, dengan OS WINXP.
Untuk mendapatkan kode lengkap anda hanya perlu membayar Rp. 37.550, selanjutnya anda bebas memodifikasi sesuai kebutuhan, atau jika malas memodifikasi langsung pakai saja. Jika berminat hubungi saya di p.matondang@gmail.com
Langkah Mudah Membangun E-Mail Server Mandrake 10+Postfix
Ditulis Panyahuti Matondang di Komputer pada November 29, 2007
Membangun mail server postfix dengan Mandrake 10 sangat mudah sekali, berikut langkah-langkahnya:
langkah-langkah yang saya jelaskan ini adalah membuat mail server di belakang ruter, untuk setting ruternya silakan baca buku manual ruternya untuk mengaktifkan Virtual server (portforwarding), beberapa port yang harus dibuka adalah : Port 53 (DNS), 80 (http), 25 (SMTP), 110(POP),
Syarat : Punya domain yang halal (valid) di internet, Punya IP PUBLIK, Buat domain di DynDns (dynamik DNS). untuk contoh saya punya domain: xyz.web.id yang diregistrasikan di PANDI, kemudian saya daftar di DynDNS dengan domain: xyz.dnsalias.net
- Install linux mandrake, xwindows yang dipakai pake KDE saja (saya tidak terbiasa pakai Gnome), instal juga apache, mysql dsb
- setelah terinstall dengan baik, Klik start-system-configuration-configure your computer, masukkan password root anda
- Pilih Software Management – Install, pada Kotak SEARCH ketik drakwizard,
- Install software drakwizard tersebut (drakwizard salah satu tool untuk mempermudah setting server DNS server, Postfix, Samba,Apache dll
- Kemudian install BIND (server dns) seperti langkah No 3
- Install Postfix seperti langkah No 3
- Install IMAP seperti langkah No 3
- Install Squirrelmail (untuk web mail) seperti langkah 3
- Konfigurasikan DNS server anda :klik start-system-configuration-configure your computer-server wizard-DNS, setelah diklik DNS akan ditanyakan External domain isikan dengan IP addres DNS ISP anda, masukkan nama domain anda misalnya xyz.web.id, anda akan melihat laporan konfigurasi. selesai setting DNS
- Untuk setting DNS selanjutnya masuk direktori /var/named/zone (saya menggunakan program MC seperti NC di DOS), edit file xyz.web.id.rev tambahkan cname domain anda sbb: www.xyz.web.id. IN CNAME xyz.dnsalias.net. tambahkan juga rute email anda di bawahnya : xyz.web.id. IN MX 20 xyz.dnsalias.net. (perhatikan titik harus ada dibelakan domain. dimain xyz.dnsalias.net adalah yang kita daftarkan di DynDNS)
- restart DNS server anda yaitu masuk menu : klik start-system-configuration-configure your computer-system-service, cari named kemudian klik start, cari IMAP kemudian centang start in requested, demikian juga untuk POP3S
- Coba ping ke www.xyz.web.id, jika semuanya berjalan dengan baik maka akan replay.
- Coba masuk ke Browser anda ketik : http://www.xyz.web.id seharusnya semuanya sudah ok.
- Konfigurasikan Postfix server anda :klik start-system-configuration-configure your computer-server wizard-mail, pilih internal server. selesai.
- edit main.cf di /etc/postfix cari inet_interfaces= xxx, ganti xxx menjadi all, cari juga mydestination=xxxxxx, xxxxx , xyz.web.id, xxxxxx adalah konfigurasi standar biarkan saja, xyz.web.id ditambahkan dibelakangnya.
- restart postfix anda seperti langkah 11, pilih postfix klik start.
- Seharusanya sekarang anda sudah bisa menerima dan mengirim email ke luar.
- Selamat server anda sekarang sudah jadi.
- coba ketik di browser anda : http://www.xyz.web.id/squirrelmail/ seharusnya sudah berjalan sempurna.
Bell Otomatis untuk sekolah dg Visual Basic
Ditulis Panyahuti Matondang di Komputer pada November 1, 2007
Ide dasar program ini adalah :
Menjalankan file suara (.wav) pada waktu tertentu (timer), suara di mainkan bila telah mencapai waktu tertentu. Program harus bersifat fleksibel terhadap perobahan waktu yang diinginkan. Misalnya saja pada hari tertentu mungkin saja rentang waktu untuk 1 jam pelajaran berbeda dengan hari lain.
Option Explicit
Option Base 1
Private Declare Function PlaySound Lib “winmm.dll” Alias “PlaySoundA” _
(ByVal lpszName As String, ByVal hModule As Long, _
ByVal dwFlags As Long) As Long
Private Declare Function waveOutGetNumDevs Lib “winmm.dll” () As Long
Public WavePlay As Boolean
Dim Detik As Long
Dim aTandaBell(20) As String
Dim aTandaBunyi(20) As String
Dim aTandaNada(20) As Integer
Dim I As Integer
Dim SedangBunyi As Boolean
Public Function CanPlayWaves() As Boolean
CanPlayWaves = waveOutGetNumDevs()
End Function
Public Function PlayWaveFile(FileName As String, Optional Async As Boolean) As Boolean
Dim Flags As Long
Const SND_SYNC = &H0 ‘ Play synchronously
Const SND_ASYNC = &H1 ‘ Play asynchronously
Const SND_NODEFAULT = &H2 ‘ No default sound event is used
Const SND_FILENAME = &H20000 ‘ Name is a file name
Flags = SND_NODEFAULT Or SND_FILENAME Or SND_SYNC
If Async Then Flags = Flags Or SND_ASYNC
PlayWaveFile = PlaySound(FileName, 0&, Flags)
End Function
Public Function StopPlayingWave() As Boolean
Const SND_PURGE = &H40
PlaySound vbNullString, 0&, SND_PURGE
End Function
Private Sub Command1_Click()
‘Initialize boolean variable WavePlay
WavePlay = CanPlayWaves
If WavePlay Then ‘If Boolean is true (system can play sound)
PlayWaveFile App.Path + “\trumpet1.wav”, True
End If
End Sub
Private Sub Form_Load()
Dim nFree As Integer
nFree = FreeFile
Detik = 0
SedangBunyi = False
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
Dim TandaBell As String
Dim TandaBunyi As String
Dim tandaNada As Integer
Detik = Detik + 1
Dim N As Integer
Dim jam As String
Dim menit As String
Dim JamMenit As String
Dim dtk As String
Dim HariIni As String
Dim nFree As String
Dim nomor As Integer
Label1.Caption = Time
HariIni = NamaHari()
Label2.Caption = HariIni
Dim NmFile As String
nFree = 1
NmFile = HariIni + “.cfg”
If Dir(App.Path + “\” + NmFile) <> “” Then
Open App.Path + “\” + NmFile For Input As #nFree
I = 0
While Not EOF(nFree)
I = I + 1
Input #nFree, nomor, TandaBell, TandaBunyi, tandaNada
aTandaBell(I) = TandaBell
aTandaBunyi(I) = TandaBunyi
aTandaNada(I) = tandaNada
Wend
Close #1
End If
jam = Hour(Time)
menit = Minute(Time)
dtk = Second(Time)
JamMenit = jam + “.” + menit + “.” + dtk
Label3.Caption = JamMenit
For N = 1 To I
If (aTandaBell(N) = JamMenit) And (UCase(aTandaBunyi(N)) = “ON”) Then
WavePlay = CanPlayWaves
If WavePlay Then ‘If Boolean is true (system can play sound)
If aTandaNada(N) = 1 Then
PlayWaveFile App.Path + “\trumpet1.wav”, True
Else
PlayWaveFile App.Path + “\trumpet2.wav”, True
End If
End If
End If
Next N
End Sub
Private Function NamaHari()
Dim BilHari As Integer
BilHari = Weekday(Date)
Select Case BilHari
Case 1
NamaHari = “MINGGU”
Case 2
NamaHari = “SENIN”
Case 3
NamaHari = “SELASA”
Case 4
NamaHari = “RABU”
Case 5
NamaHari = “KAMIS”
Case 6
NamaHari = “JUMAT”
Case 7
NamaHari = “SABTU”
End Select
End Function







